Jakarta, 14 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi Banten melakukan langkah normalisasi di kawasan Situ Bulakan sebagai upaya mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Program tersebut mencakup pembersihan sedimentasi, pengangkatan sampah, serta penataan aliran air agar kapasitas tampungan situ kembali optimal. Langkah ini dilakukan setelah kondisi Situ Bulakan dinilai mengalami pendangkalan dan penurunan fungsi akibat penumpukan lumpur serta sampah rumah tangga yang terbawa aliran air selama bertahun-tahun.
Pemerintah daerah menilai normalisasi situ menjadi bagian penting dalam pengendalian banjir di kawasan permukiman sekitar. Ketika daya tampung air berkurang, hujan dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan luapan air ke jalan maupun rumah warga. Selain faktor cuaca ekstrem, buruknya pengelolaan sampah juga disebut menjadi salah satu penyebab utama terganggunya sistem drainase dan aliran air di wilayah tersebut. Karena itu, selain melakukan pengerukan dan pembersihan, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan agar fungsi situ tetap terpelihara dalam jangka panjang.
Kawasan Situ Bulakan sendiri memiliki peran penting sebagai penampung air alami sekaligus pengendali aliran saat curah hujan meningkat. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kondisi situ disebut mengalami tekanan akibat pertumbuhan permukiman dan meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar area tersebut. Penumpukan sampah plastik, limbah domestik, serta sedimentasi membuat kapasitas tampung air terus menurun. Situasi inilah yang memicu kekhawatiran pemerintah daerah karena dapat memperbesar risiko banjir ketika memasuki musim penghujan.
Pengamat lingkungan menilai upaya normalisasi seperti ini harus dibarengi dengan pengawasan berkelanjutan dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Tanpa kesadaran bersama, situ yang telah dibersihkan berpotensi kembali mengalami pencemaran dan pendangkalan dalam waktu singkat. Edukasi mengenai pentingnya menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan dinilai menjadi langkah penting untuk mendukung efektivitas program pengendalian banjir. Selain itu, keterlibatan komunitas lokal juga dianggap dapat memperkuat pengawasan lingkungan secara langsung.
Pemerintah berharap proses normalisasi Situ Bulakan dapat membantu mengurangi titik rawan banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah sekitar. Masyarakat diminta ikut berperan aktif menjaga kebersihan kawasan agar manfaat normalisasi dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan kerja sama antara pemerintah dan warga, pengelolaan situ diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai solusi banjir, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan yang semakin padat.






