
09 Juli 2025
Industri hiburan Indonesia kembali mencetak prestasi membanggakan: sinetron ‘Jejak Senja’, produksi Rumah Produksi Bumi Cerita, resmi tayang di Netflix Asia mulai Juli 2025. Ini menjadikannya sinetron pertama Indonesia yang dipilih untuk distribusi regional oleh platform streaming terbesar di dunia tersebut.
Keputusan ini diambil setelah Jejak Senja sukses menarik lebih dari 10 juta penonton domestik dalam tiga bulan penayangan awal di TV nasional dan mendapatkan apresiasi kritikus atas alur cerita yang dalam serta kualitas sinematografi di atas rata-rata.
Cerita yang Berani dan Relevan
‘Jejak Senja’ menceritakan perjalanan Raka (diperankan oleh Refal Hady), seorang jurnalis investigatif yang kembali ke kampung halamannya setelah tragedi keluarganya. Ia menghadapi rahasia masa lalu, konflik batin, serta cinta yang belum selesai dengan Anjani (diperankan oleh Raline Shah), seorang guru idealis.
Alur cerita sinetron ini menyentuh tema-tema sosial yang jarang diangkat secara lugas dalam tayangan mainstream Indonesia, seperti:
-
Trauma keluarga
-
Ketimpangan sosial desa-kota
-
Kebebasan pers dan korupsi lokal
-
Cinta yang diuji oleh prinsip
Produksi Sinematik dan Pendekatan Serial Modern
Berbeda dari sinetron klasik yang terkesan bertele-tele, Jejak Senja mengadopsi format serial premium 12 episode per musim, dengan sinematografi seperti film, skenario tajam, dan musik latar yang emosional.
Setiap episode digarap dengan standar tinggi, menggunakan teknologi kamera 8K, sinematografi drone, dan pencahayaan sinematik. Lokasi pengambilan gambar dilakukan di Nusa Tenggara Timur, menampilkan lanskap desa dan pantai yang sangat estetik.
Pujian Kritikus dan Netizen
Banyak kritikus menyebut sinetron ini sebagai pembuka jalan untuk sinetron berkualitas tinggi di Indonesia. Skor 9.0 di IMDb Indonesia dan ulasan bintang lima di media seperti Detik Showbiz dan Kompas Hiburan menegaskan pencapaian tersebut.
Di Twitter, tagar #JejakSenjaNetflix sempat trending dengan pujian netizen seperti:
“Akhirnya sinetron Indonesia punya kelas seperti serial Korea.”
“Raka dan Anjani adalah chemistry terbaik tahun ini!”
Dampak Positif bagi Industri Lokal
Masuknya Jejak Senja ke Netflix Asia membuka peluang besar bagi sineas lokal. Beberapa rumah produksi lain seperti Visinema dan Starvision kabarnya juga sedang dalam proses negosiasi dengan Netflix dan Prime Video untuk proyek sinetron serupa.
Pemerintah melalui Kemenparekraf menyatakan akan memberi dukungan produksi bagi sinetron atau serial lokal dengan kualitas ekspor, termasuk insentif pajak dan bantuan promosi internasional.
Kesimpulan
Tayangnya Jejak Senja di Netflix Asia adalah tonggak baru dalam sejarah sinetron Indonesia. Ini bukan sekadar sukses hiburan, tetapi validasi atas kemampuan sineas tanah air menciptakan tayangan berkualitas global.
Semoga langkah ini membuka gerbang lebih lebar bagi karya-karya Indonesia untuk berbicara di panggung dunia, dengan cerita-cerita yang tetap membumi namun menyentuh universalitas emosi manusia.