Roman Picisan” adalah salah satu lagu paling legendaris dari Dewa 19 yang dirilis pada tahun 1992 dalam album dengan judul yang sama. Lagu ini menjadi tonggak penting perjalanan Dewa 19, menandai gaya khas mereka yang memadukan musik rock progresif, pop melodius, dan lirik puitis penuh makna. Roman Picisan sendiri berarti “kisah cinta sederhana”, namun justru dari kesederhanaannya, lagu ini berhasil menghipnotis jutaan pendengar.
Nuansa Musik
Aransemen musik “Roman Picisan” mencerminkan kekuatan musikal Dewa 19 di era awal:
-
Gitar elektrik yang mendayu namun bertenaga, membawa nuansa emosional yang kuat.
-
Keyboard khas Ahmad Dhani, menghadirkan nuansa melankolis yang dramatis.
-
Drum dan bass solid, memberikan fondasi ritmis yang kokoh.
-
Vokal Ari Lasso yang penuh penghayatan, menjadikan lagu ini semakin menyayat hati.
Kombinasi ini membuat lagu terdengar megah, dramatis, dan penuh emosi, seakan-akan setiap baitnya adalah sebuah puisi yang hidup.
Makna Lirik
Lirik “Roman Picisan” adalah representasi cinta yang mendalam, penuh rasa sakit dan kerinduan:
-
Kisah cinta sederhana yang dituturkan dengan gaya bahasa puitis.
-
Kesedihan dan kekecewaan, akibat cinta yang tak berjalan sesuai harapan.
-
Kerinduan dan kepedihan hati, yang digambarkan dengan ungkapan metaforis, menjadikannya seperti sebuah puisi cinta yang memilukan.
Makna lagunya universal—bisa dimaknai sebagai cinta yang tak terbalas, cinta yang kandas, atau cinta yang penuh luka namun tetap indah untuk dikenang.
Resonansi dengan Pendengar
“Roman Picisan” sangat resonan bagi pendengar karena:
-
Mewakili rasa sakit cinta yang mendalam, terutama bagi mereka yang pernah merasakan patah hati.
-
Liriknya puitis dan indah, membuat lagu ini tetap relevan lintas generasi.
-
Energi emosionalnya kuat, sering membuat pendengar larut dalam perasaan saat menyanyikannya.
Popularitas dan Pengaruh
“Roman Picisan” adalah salah satu lagu Dewa 19 yang paling ikonik. Lagu ini:
-
Menjadi anthem cinta patah hati di era 90-an hingga kini.
-
Sering dibawakan ulang dalam konser, baik versi original maupun aransemen akustik.
-
Menjadi bukti kejeniusan Ahmad Dhani dalam menulis lirik puitis yang bisa menyentuh hati banyak orang.
Kesimpulan
“Roman Picisan” dari Dewa 19 adalah sebuah karya yang memadukan musik rock progresif dengan lirik puisi cinta penuh emosi. Lagu ini abadi karena berhasil menyuarakan perasaan universal tentang cinta—indah sekaligus menyakitkan. Roman Picisan bukan hanya lagu, melainkan sebuah puisi musikal yang terus hidup di hati pendengar lintas generasi.