“Festival Teater Indonesia 2025 Kembali Digelar, 20 Kota Unjuk Karya Teater Modern dan Tradisional”

11 Juli 2025

Setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi dan restrukturisasi kebijakan seni, Festival Teater Indonesia (FTI) resmi digelar kembali mulai 10 hingga 20 Juli 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, dengan semangat baru dan format hibrida.

Mengusung tema “Bertutur dalam Zaman: Teater untuk Generasi Baru”, festival ini menghadirkan lebih dari 40 pertunjukan teater dari 20 kota di Indonesia, termasuk Bandung, Solo, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, dan Jayapura.


Beragam Genre: Dari Ludruk hingga Teater Eksperimental

FTI 2025 memadukan teater tradisional dan kontemporer, dengan penampilan seperti:

  • Ludruk Milenial Surabaya: Menampilkan lakon klasik dengan latar dunia digital

  • Papua Shadow Play: Pertunjukan boneka bayangan dari Jayapura dengan iringan musik kontemporer

  • Teater Garasi Yogyakarta: Membawakan naskah orisinal “Identitas dalam Suara”

  • Teater Unpad: Membawakan “Perempuan dalam Cermin” yang membahas feminisme kampus

Acara juga melibatkan kolaborasi lintas disiplin, termasuk seni tari, video mapping, musik elektronik, dan sinematografi panggung.


Pembukaan yang Spektakuler

Malam pembukaan FTI menampilkan kolaborasi antara:

  • Reza Rahadian sebagai narator utama

  • Dira Sugandi dan Rizky Febian yang membawakan lagu-lagu puisi karya WS Rendra

  • Visual digital hasil kolaborasi dengan komunitas animator Bandung

Tayangan pembukaan disiarkan langsung secara daring dan ditonton lebih dari 150.000 penonton dari dalam dan luar negeri.


Dampak & Antusiasme Generasi Muda

Pihak panitia mencatat lebih dari 3.000 mahasiswa dan siswa sekolah menengah terlibat dalam lokakarya dan diskusi teater yang berlangsung selama festival, membuktikan bahwa seni panggung tetap relevan dan menarik bagi generasi muda.

Dalam diskusi panel “Masa Depan Teater Indonesia”, sutradara senior Wawan Sofwan mengatakan:

“Teater bukan hanya pertunjukan, tapi ruang kritik sosial dan ekspresi budaya yang tak lekang zaman.”


Dukungan Pemerintah dan Sponsor

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerja sama dengan British Council, Goethe-Institut, serta Netflix Indonesia, yang tahun ini menjadi sponsor utama untuk mendokumentasikan seluruh pertunjukan dalam platform streaming seni khusus.

Rencana jangka panjang FTI adalah membentuk jejaring antar komunitas teater Asia Tenggara, dengan edisi 2026 direncanakan akan diadakan di Bali secara regional.


Kesimpulan

Festival Teater Indonesia 2025 membuktikan bahwa kekuatan narasi panggung tetap hidup di tengah gempuran budaya digital. Dengan semangat inklusi, inovasi, dan pelestarian budaya, FTI kembali menjadi panggung utama seni pertunjukan nasional.

Related Posts

Maldives: Liburan Mewah di Pulau Surga Samudera Hindia

Maldives, kepulauan eksotis di Samudera Hindia, dikenal sebagai salah satu destinasi liburan mewah paling populer di dunia. Dengan pantai berpasir putih, laut biru jernih, dan resor kelas dunia, Maldives sering…

Aksi Heroik Pemuda Selamatkan Kucing dari Banjir Jadi Sorotan – 10 Agustus 2025

Semarang, 10 Agustus 2025 – Seorang pemuda bernama Alif Nugraha (23) mendapat pujian luas setelah videonya menyelamatkan seekor kucing liar dari banjir viral di media sosial. Kejadian itu terjadi di…

You Missed

Kesakitanku – Ashanty: Luka Cinta yang Mendalam

Kesakitanku – Ashanty: Luka Cinta yang Mendalam

Roman Picisan – Dewa 19: Puisi Cinta Penuh Emosi

Persela Lamongan Kalah Tipis dari Persik Kediri di Laga Menegangkan

Arema FC Bangkit dengan Penampilan Memukau Saat Mengalahkan Persiraja Banda Aceh

Harus Terpisah – Cakra Khan: Luka Perpisahan yang Mendalam