Jakarta, 4 Mei 2026 – Mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, dikabarkan mengajukan permohonan agar masa penahanannya dapat dialihkan menjadi tahanan rumah. Permohonan tersebut diajukan dengan alasan kondisi kesehatan yang membutuhkan proses pemulihan lebih intensif.
Melalui tim kuasa hukumnya, Nadiem disebut tengah menjalani perawatan dan membutuhkan lingkungan yang lebih kondusif untuk mendukung proses pemulihan. Pihaknya berharap aparat penegak hukum dapat mempertimbangkan permintaan tersebut dengan melihat aspek kemanusiaan serta kondisi medis yang dialami.
Sementara itu, pihak berwenang menyatakan akan mempelajari permohonan yang diajukan sebelum mengambil keputusan. Prosedur pengalihan jenis penahanan umumnya mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi kesehatan, tingkat risiko, serta kepentingan proses hukum yang sedang berjalan.
Kasus ini turut menjadi perhatian publik, mengingat posisi Nadiem sebagai tokoh nasional yang sebelumnya menjabat di pemerintahan. Keputusan terkait permohonan tersebut diharapkan dapat diambil secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.






